Logbook KKN hari ke-18
Logbook Kuliah Kerja Nyata (KKN)
UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Hari ke : 18
Hari : Rabu
Tanggal : 14 Agustus 2024
Kegiatan :
1. Berpartisipasi pada kegiatan karnaval kecamatan Lembang
Deskripsi :
Kegiatan ke-18 KKN SISDAMAS UIN Sunan Gunung Djati Bandung, tepatnya pada hari Rabu, 14 Agustus 2024. Kelompok KKN 346 ikut berpartisipasi dalam kegiatan Karnaval (Pawai dalam Rangka Perayaan) 17 Agustus 2024 yang diselenggarakan oleh Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Jambore Ranting yang diikuti oleh perwakilan dari setiap desa di Kecamatan Lembang.
Karnaval dimulai pukul 13.00 WIB dengan rute melewati alun-alun Lembang. Peserta karnaval terdiri dari perwakilan desa, sekolah, organisasi masyarakat, dan kelompok pemuda dari masing-masing kelompok desa. Setiap peserta menampilkan kesenian dan kreativitas yang mencerminkan budaya dan potensi desa.
Desa Sukajaya menampilkan beberapa kesenian dan kreativitas hasil kerajinan para tokoh masyarakat dan pemuda setempat. Pertama, desa kami menampilkan ogoh-ogoh berbentuk garuda yang dibuat dengan bahan dasar bunga mawar, yang terdiri dari warna merah, putih, kuning, dan merah muda. Ogoh-ogoh ini mencerminkan profesi atau mata pencaharian warga desa Sukajaya yaitu mayoritas mata pencahariannya sebagai petani bunga.
Kedua, desa sukajaya juga menampilkan ogoh-ogoh jatayu yang mencerminkan perpaduan budaya dan simbolisme lokal yang berusaha menjaga kearifan lokal sambil mengusung tema-tema kebaikan dan perlindungan. Ketiga, desa kami menampilkan ogoh-ogoh berbentuk sapi yang mencerminkan potensi desa Sukajaya sebagai penghasil susu murni.
Setelah melewati rute, peserta karnaval melewati panggung penilaian yang berada di tepi jalan. Juri menilai dari aspek keindahan, kreativitas, kekompakan, dan ketertiban. Kami sebagai salah satu kelompok KKN yang berada di Desa Sukajaya ikut berpartisipasi dengan ikut baris berbaris mengelilingi alun-alun Lembang bersama kelompok Desa Sukajaya.
Kegiatan karnaval ini tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi desa, melestarikan kebudayaan, dan menambah semangat jiwa patriotisme bangsa Indonesia.
Dokumentasi

.jpeg)

Komentar
Posting Komentar